Tentu yang suka nonton sinetron SCTV, pasti ingat dengan sinetron yang satu ini. Seorang gadis desa yang lugu dengan berbagai persoalannya yang bertemu seorang pria yang bernama Farel. yang akhirnya mereka menjalin cinta meskipun banyak tantangan, terutama ketika orang tua Farel tidak setuju hubungan keduanya, yang pada akhirnya mereka menyetujuinya. Karena cerita yang sederhana, dan mungkin dalam kehidupan ini ada yang mengalami kejadian didalam cerita, ya misalnya saja sulitnya mencari pekerjaan, seperti yang dialami Norman atau Farel saat meninggalkan rumah orang tuanya, dll. Atau mungkin juga karena keluguan seorang Fitri, sehingga banyak yang suka sama sinetron ini.
Tapi semua jadi berubah jadi membosankan dan tidak menarik lagi ketika ceritanya terkesan dibuat-buat, terutama dengan tokoh Norman, yang tadinya lucu menjadi membosankan, apalagi ketika Norman selalu berpindah-pindah kerja, ditambah cerita tentang Maya (kakak Farel). Apalagi dalam sinetron tersebut ada tokoh Nenek Farel Dkk, yang tiba-tiba datang dan tidak menyetujui hubungan keduanya. Seolah-olah ceritanya tak akan pernah ada habisnya. Ini sudah jadi kebiasaan film/ sinetron di Indonesia, kalau udah banyak yang nonton, iklan banyak, pasti nggak tahu kapan ceritanya akan berakhir. Bagaimana dengan Cinta Fitri 2?.
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Tagged: Acara TV, Cinta, Fitri, Sinetron

Emang sinetron sekarang semakin ga bermutu…kalo udah dapat rafting tinggi mereka selalu molor2in ceritanya sampe penontonnya jenuh liat…
http://www.infogue.com